1962: Hattrick Puskas Tak Mampu Bawa Madrid Juara Liga Champions

Metrotvnews.com, Jakarta : Pada 5 Mei 1962 atau 54 tahun silam tersimpan memori buruk bagi Real Madrid. Los Blancos saat itu gagal meraih gelar Liga Champions musim 1961–1962 usai dikalahkan Benfica dengan skor 3-5 pada babak final. Kekalahan itu semakin terasa pahit karena mereka sempat unggul lebih dulu lewat hattrick Ferenc Puskas. Madrid menjadi favorit juara Liga Champions pada periode itu. Bagaimana tidak. Mereka mampu tampil impresif sejak awal turnamen. Baca juga 1912: Debut Hebat Hugo Meisl sebagai Pelatih Austria 1995: Berakhirnya Kebersamaan Legenda Inggris dengan Republik Irlandia 1872: Digelarnya Laga Internasional Pertama di Dunia Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Penampilan cemerlang Madrid sudah terlihat sejak awal turnamen. Madrid meraih kemenangan ketika bertarung melawan Vasas pada babak penyisihan. Tanpa ampun, El Real menghajar tim asal Hungaria tersebut dengan agregat 5-1 yang membuat mereka lolos ke babak pertama alias babak 16-besar. Babak 16-besar menjadi penampilan terganas Madrid. Ketika itu, mereka mencukur tim asal Denmark, Boldklubben dengan agregat 12-0. Setelah itu, Madrid mendapat lawan tangguh pada babak perempat final, yaitu Juventus. Pertarungan berjalan sengit. Madrid harus bermain imbang dengan agregat 1-1. Hasil ini membuat keduanya harus bertarung pada babak play-off atau laga tambahan. Pada momen itu, Madrid berhasil menjadi pemenang setelah mengalahkan dengan skor 3-1. Madrid akhirnya memastikan diri lolos ke babak final setelah meraih kemenangan atas Standard Liege dengan skor 6-0. Tak kalah dengan Madrid, Benfica juga melangkah cukup mulus. Tim berjuluk Aguias itu mampu meraih kemenangan atas Austria Vienna dengan skor 6-2 pada babak 16-besar. Selanjutnya, mereka berhasil mengalahkan Nuremberg pada babak perempat final (7-3) dan menang atas Tottenham Hotspur pada babak semifinal (4-3) untuk menantang Madrid pada babak final. Pertarungan sengit ditunjukkan Madrid dan Benfica pada babak final. Mereka sempat berbalas gol dengan skor 2-2 dalam waktu 35 menit. Dua gol Madrid dicetak Puskas pada menit ke-17 dan 23. Sementara itu, gol-gol Benfica ditorehkan Jose Aguas pada menit ke-25 dan Domiciano Cavem pada menit ke-34. Namun, Madrid berhasil menutup keunggulan 3-2 sebelum turun minum. Gol ketiga Madrid itu lagi-lagi dicetak oleh Puskas pada menit ke-38. Meski tertinggal pada babak kedua, semangat para pemain Benfica tak mengendur. Mereka justru membombardir pertahanan Madrid sejak awal babak kedua. Alhasil, mereka mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-51 lewat gol Mario Coluna. Setelah itu, Benfica sukses menutup laga dengan kemenangan dengan skor 5-3 setelah Eusebio mencetak dua gol tambahan. Kesuksesan meraih gelar Liga Champions saat itu menjadi hasil istimewa bagi Benfica. Dengan hasil itu, mereka berhasil meraih gelar kedua secara beruntun. Sebelumnya, Benfica meraih gelar tersebut pada musim 1960–1961. Ketika itu, mereka mengalahkan Barcelona dengan skor 3-2. (TDIFH) (ASM)

Sumber: MetroTVNews