Hasil Survei Bagus, Djarot Tak Mau Berbangga Diri

Jakarta- Melihat hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyatakan tingkat elektabilitas pasangan calon nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat meningkat mencapai 31,8 persen, Djarot menegaskan tidak mau berbangga diri. Menurutnya, hasil survei yang telah dikeluarkan beberapa lembaga survei, termasuk LSI masih terlalu dini untuk mengukur kemenangan pasangan calon. “Saya itu enggak urusan tukang survei itu. Banyak tukang survei, jadi masih terlalu dini lah. Hasilnya kan naik turun,” kata Djarot di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jumat (16/12). Kendati demikian, ia memberikan apresiasi kepada LSI yang telah bersusah payah melakukan survei. Apalagi hasilnya menunjukkan tingkat elektabilitas Ahok meningkat kembali menjadi 32,9 persen dan tingkat elektabilitas Ahok-Djarot meningkat menjadi 31,8 persen. “Namun terima kasih untuk lembaga survei, kami ada pengetahuan baru. Enggak apa-apa, minimal ada, lumayan gratis,” ujarnya. Mengenai Top of mind Ahok yang meningkat dari 19,4 persen menjadi 25,5 persen, menurutnya itu sudah sewajarnya karena Ahok adalah cagub. “Iya dong. Karena Pak Ahok Kan Cagub. Bos gue, jangan saya yang jadi top of mind,” terangnya. Ia menegaskan, untuk mempertahankan tren kenaikan elektabilitas Ahok dan Djarot, semua itu diserahkan ke tim pemenangan, baik di internal partai maupun koalisi partai. Sedangkan bagian dirinya dengan Ahok adalah fokus kerja untuk menang. “Pokoknya kita fokus untuk kerja, kerja, kerja dan menang,” tegasnya Lenny Tristia Tambun/BW BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu